ATURAN VISA BAGI WNI YANG BERKUNJUNG KE MESIR

img

ATURAN VISA BAGI WNI YANG BERKUNJUNG KE MESIR

22 Juni 2018

jasavisajogja.com - Sehubungan dengan adanya kekeliruan dari sebagian Warga Negara Indonesia (WNI) bahwa WNI bisa memperoleh Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK) atau Visa-on-Arrival (VOA) ke Mesir, dan kasus-kasus WNI yang datang ke Mesir tanpa visa yang semestinya, dan akhirnya dideportasi kembali ke Indonesia saat tiba di Bandara Internasional Cairo, untuk meluruskan Informasi yang keliru tersebut, KBRI Kairo menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

 

Saat ini Warga Negara Indonesia pemegang semua jenis paspor (diplomatik, dinas, dan biasa) yang akan berkunjung ke Mesir wajib memiliki visa terlebih dahulu karena Pemerintah Mesir hingga saat ini tidak memberlakukan kebijakan Visa on Arrival kepada WNI.

 

Pengertian Visa on Arrival yang dapat diperoleh para turis WNI ke Mesir adalah Visa masuk sebagai turis yang diperoleh saat kedatangan di Mesir tanpa melalui Kedutaan Besar Mesir, namun hal ini setelah melalui prosedur yang panjang sebagai berikut:

Pihak biro perjalanan yang mengatur perjalanan wisata tersebut memintakan persetujuan terlebih dahulu kepada instansi keamanan Mesir 2 minggu sebelumnya (atau bahkan lebih). Dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri yang membawahi Imigrasi, Kepolisian dan National Security, akan memproses permohonan visa dimaksud yang dilengkapi dengan daftar nama dan nomor paspor calon turis WNI yang akan berkunjung.

Pihak biro perjalanan hanya akan memproses permohonan Visa dimaksud guna mendapat persetujuan dari instansi keamanan Mesir minimal 10 orang. Setelah persetujuan diperoleh dari instansi keamanan Mesir, barulah turis WNI tersebut bisa berangkat ke Mesir.

Selanjutnya, setelah kedatangan WNI dimaksud tiba di Mesir, stiker Visa masuk akan diterakan di paspornya pada saat kedatangan di bandara dengan membayar biaya visa sebesar US $ 45 – US $ 60.

Dengan demikian, KBRI menegaskan bahwa Visa masuk sebagai turis yang diperoleh disaat kedatangan di Mesir tersebut bukanlah Visa on Arrival yang bisa diperoleh begitu saja saat kedatangan di bandara internasional Mesir, seperti yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada WN Mesir pada saat kedatangan di bandara-bandara dan pelabuhan laut Indonesia.

Untuk paspor diplomatik dan dinas, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Arab Mesir saat ini masih melakukan perundingan Perjanjian Bebas Visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas kedua Negara, sehingga belum ada ketentuan bebas visa bagi pemegang kedua jenis paspor tersebut hingga saat ini.

Dalam kaitan ini, setiap WNI (pemegang paspor diplomatik, dinas dan biasa) yang akan berkunjung ke Mesir harus memiliki visa terlebih dahulu yang dapat diperoleh dari Kedutaan Besar Mesir di Indonesia atau persetujuan visa dari Kementerian Dalam Negeri Mesir yang pengurusannnya dapat dilakukan oleh Biro Perjalanan yang prosesnya sebagaimana tersebut di atas.

Selain itu, kepada mahasiswa WNI yang telah memiliki izin tinggal di Mesir dan re-entry permit (izin masuk kembali ke Mesir) namun tidak memasuki Mesir kembali dalam kurun waktu lebih dari 4 (empat) bulan agar mengajukan permohonan visa baru ke Kedutaan Besar Republik Arab Mesir sebelum kembali ke Mesir.

Berita diambil dari www.kemlu.go.id

Berita Terpopuler

Berita Terkait

CARA PENGURUSAN VISA...

NGURUS VISA SENDIRI = NGURAS WAKTU, TENAGA DAN DOMPET. APA IYA? Hi Sobat Abadi, kali ini admin punya pembahasan soal visa terutama jika ngurus sendir...

TRIP KE SYDNEY

TRIP KE SYDNEY Mendengar kata Sydney apa yang terlintas dipikiran kalian?? Kota mewah yang elegan? Kota yang penuh dengan bangunan-bangunan beraksite...

VISA SCHENGEN

Liburan ke Eropa, jangan lupa membawa Visa Schengen. Inilah 'benda sakti' yang memudahkan Anda untuk bertualang ke 20 lebih negara di Eropa, seperti P...

JENIS - JENIS VISA

Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri tidak cukup dengan membawa dokumen paspor saja. Ada dokumen lain yang harus dilengkapi. Dokumen tersebut ber...